Skip to content

Jenis-jenis Sistem Informasi

December 11, 2012

Jenis-jenis Sistem Informasi

 

Jenis-jenis Sistem Informasi

Berdasarkan departemen perusahaan, sistem dibagi atas beberapa jenis:

1. Sistim Informasi Akuntansi (Accounting Information System) menyediakan informasi dari transaksi keuangan.

2. Sistem Informasi Pemasaran (Marketing Irformation System) menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran dan lain sebagainya.

3. Sistem Informasi Persediaan (Inventary Management Information System)

4. Sistem Informasi Personalia (Personal Information System)

5. Sistem Informasi Distribusi (Distribution Information System)

6. Sistem Informasi Pembelian ( Purchasing Information System)

7. Sistem Informasi Kekayaan ( Treasing Information System)

8. Sistem Informasi Analisis Kredit (Credit Analysis System)

9. Sistem Informasi Penelitian dan Pengembangan (Research Development)

10. Sistim Informasi Teknik (Engineering Informsation System).

 

Sistem Informasi menurut Level Organisasi

  • Sistem informasi departemen
    • Contoh : Sistem Informasi SDM (HRIS)
  • Sistem informasi perusahaan (enterprise information system)
    • Contoh : sistem informasi perguruan tinggi
  • Sistem informasi antarorganisasi
    • Contoh : eCommerce

Sistem Informasi Fungsional

  • Sistem informasi berdasarkan area fungsional
  • Ditujukan untuk memberikan informasi bagi kelompok orang yang berada pada bagian tertentu dalam perusahaan.

Contoh :

  • Sistem Informasi Akuntansi
    • SI yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi akuntansi (departemen/bagian Akuntansi)
    • Mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan dalam perusahaan
  • Sistem Informasi Keuangan
  • SI yang menyediakan informasi pada fungsi keuangan yang menyangkut keuangan perusahaan.
    • Misal : Cash Flow dan informasi pembayaran

 

Klasifikasi SI berdasarkan fungsi (Jeffrey L. Whiiten)

  • Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing System/TPS)
    • Sebuah sistem yang meng-capture dan memproses data transaksi bisnis. Misalnya: pesanan, kartu absensi, pembayaran, KRS, reservasi dll
  • Sistem Informasi Manajemen (Managemen Information System/MIS)
    • Sistem informasi yang menyediakan pelaporan yang berorientasi manajemen berdasarkan pemrosesan transaksi dan operasi organisasi.
  • Sistem Pendukung Keputusan (Decissin Support System/DSS)
    • Sistem informasi yang menindentifikasi berbagai alternatif keputusan atau menyediakan informasi untuk membantu pembuatan keputusan.
  • Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information System/EIS)
    • Sistem informasi yang diperuntukkan oleh manajer eksekutif untuk mendukung perencanaan bisnis dan menilai performa rencana tersebut.
  • Sistem Pakar (Expert System)
    • Sistem informasi yang meng-capture dan menghasilkan kembali pengetahuan ahli pemecahan masalah atau para pengambil keputusan dan mensimulasikan kembali “pemikiran” ahli tersebut.
  • Sistem Komunikasi dan Kolaborasi (Communication and Collaboration System)
    • Sistem yang memungkinkan komunikasi lebih efektif antara orang-orang dalam maupun luar organisasi untuk meningkatkan kemampuan berkolaborasi.
  • Sistem Otomatisasi Kantor (Office Automation System)
    • Sistem informasi yang mendukung aktifitas bisnis kantor secara luas yang menyediakan aliran kerja yang diperbaiki antar personil.

 

Analisa Sistem

Defenisi Analisi Sistem

Analisa sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan, hambatan yang terjadi serta kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannya.

Perancangan Sistem

Alat Bantu Perancancangan Sistem

Adapun alat bantu yang digunakan dalam perancangan atau pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian umumnya berupa gambar atau diagram adalah sebagai berikut:

a. Data Flow Diagram

Data flow diagram adalah gambaran sistem secara logika. Gambaran ini tidak tergantuk perangkat keras, perangkat lunak struktur data dan organisasi file. Keuntungan menggunakan data flow diagram adalah memudahkan pemakai (user) yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan dikerjakan.

Proses data flow diagram dapat merupakan program, satu program, satu modul atau sub program dapat juga berupa transformasi data secara manual.

Penyimpanan data dapat berupa: Flash Disk, Disket, Compact Disk, Magnetic Drum, Magnetic Tape, dan lain sebagainya.

a. Data Dictionary

Data dictionary merupakan kumpulan data mengenai data-data. Tujuannya adalah memberikan informasi mengenai defenisi, struktur, pemakai dari masing-masing elemen. Elemen adalah unit data yang terkecil.

c. Sistem Flowchart

Sistem Flowchart merupakan alat yang banyak digunakan untuk menggambarkan sistem secara fisika.

Perancangan Sistem Database

Menurut Jogianto (1990) Tujuan utama perancangan sistem database yaitu:

a. Memiliki kemampuan menyimpan data yang berguna dalam database.

b. Meniadakan kerangkapan data

c. Pengamanan terhadap isi dan penggunaan dapat diterapkan.

 

Sumber :

http://fairuzelsaid.wordpress.com/2009/11/17/jenis-jenis-sistem-informasi/

http://sistem-informasi-manajemen.blogspot.com/2009/07/jenis-jenis-sistem-informasi.html

About these ads

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: